dalam tulisan ini saya ingin membahas satu persatu ayat - ayat dalam al quran yang berkaitan baik langsung maupun tidak langsung dengan anjing serta hubungan antara anjing dengan manusia.
1. Surat al kahfi ayat 18 dan ayat 22 sebagai berikut :
18 : 9. Atau kamu mengira bahwa orang - orang yang mendiami gua dan raqim (anjing) itu, mereka termasuk tanda - tanda kekuasaan kami yang mengherankan?
18:18. Kamu sangka mereka jaga, sedang mereka tidur, sementara Kami membalik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, dan anjing mereka menjulurkan lengannya di ambang. Sekiranya kamu lihat mereka, tentu kamu berpaling daripada mereka, melarikan diri, dan dipenuhi ketakutan yang amat sangat terhadap mereka.
18:22. Mereka akan berkata, "Tiga, dan anjing mereka yang keempat di antara mereka." Dan mereka berkata, "Lima, dan anjing mereka yang keenam di antara mereka", dengan meneka terhadap yang ghaib. Dan mereka berkata, "Tujuh, dan anjing mereka yang kelapan di antara mereka." Katakanlah, "Pemeliharaku sangat-sangat tahu bilangan mereka, dan tiada yang ketahuinya, kecuali sedikit." Maka janganlah berdebat dengan mereka melainkan dalam perdebatan yang lahir, dan janganlah tanya seseorang pun antara mereka atas satu keputusan.
dikisahkan dalam surat tersebut mengenai ashabul kahfi yaitu 7 pemuda yang bersembunyi di dalam gua dengan ditemani seekor anjing untuk menjaga mereka. dan dikisahkan pula bahwa anjing yang menemani mereka tersebut juga masuk surga.
kisah ini menunjukkan bahwa betapa hubungan manusia dan anjing untuk melindungi manusia sudah berlangsung ribuan tahun yang lalu. bahkan dikisahkan dalam Al Quran untuk dijadikan teladan. hal ini pula menunjukkan bahwa kedudukan seekor anjing berdasarkan Al Quran adalah bukan makhluk yang rendah dan buruk luar biasa sehingga manusia harus menjauhinya. nyata nyata bahwa terjadi interaksi yang kuat antara manusia dengan anjing seperti termuat dalam kisa ashabil kahfi.
2. Al Maidah ayat 4 sebagai berikut :
5:4. Mereka tanya kamu mengenai apa-apa yang dihalalkan bagi mereka. Katakanlah, "Benda-benda yang baik adalah dihalalkan bagi kamu; dan daripada binatang berburu yang kamu ajar, dengan melatih anjing untuk memburu, dengan mengajarnya seperti Allah ajar kamu, maka makanlah apa yang ia tangkap untuk kamu, dan ingatlah (sebutlah) nama Allah padanya. Takutilah Allah; sesungguhnya Allah cepat buat hitungan (HisabNya)."
ayat tersebut menerangkan bahwa kita boleh memakan hasil buruan anjing yang sudah terdidik dan terlatih. dan hasil buruan tersebut adalah halal untuk dimakan. hakekatnya anjing dalam segala aktifitasnya apalagi berburu adalah menggunakan mulutnya untuk menyerang dan membawa hasil buruannya.
ayat ini juga menunjukkan betapa hubungan manusia dengan anjing sudah terjalin lama dan saling menguntungkan satu sama lain (dalam ekosistem disebut simbiosis mutualisme)
3. Surat Al-Araf ayat 175, 176,177 sebagai berikut :
175. Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.
176. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
177. Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim.
(Q.S. Al-A’raf: 175-177)
Anjing biasanya terkenal memiliki peran besar dimana manusia mendapatkan manfaat darinya. Karena itu, dalam fiqh Islam memeliharanya diperkenankan. Hanya saja di samping kebaikannya itu, anjing terkadang gila dan selalu lahap. Inilah penyakit anjing-anjing. Penyakit yang menjadikannya selalu menjulurkan lidah dan bersuara memekik, mengeluarkan racun bakteri yang apabila mengenai manusia, ia akan mati, atau ia terkena penyakit anjing gila. Tanda-tanda penyakit ini pada anjing ialah ia selalu menjulurkan mulut dan menggerak-gerakkan lidahnya. Demikian itu agar berkurang rasa panas yang ia rasakan di dalam badannya. Gerakan lidahnya serupa dengan kipas angin yang berfungsi memasukkan udara ke dalam tubuh sehingga menjadi dingin. Di antara tanda lainnya ialah selalu kehausan. Alhasil, anjing seperti ini sangat berbahaya.
Al-Qur`an dengan perumpamaan cukup indah menyerupakan orang alim yang menyimpang ini dengan anjing yang selalu menjulurkan lidahnya. anjing tidak memiliki kelenjar keringat, karena tidak memiliki kelenjar keringat tersebut anjing menggunakan lidahnya untuk mengatur suhu tubuhnya dengan cara menjulurkan lidahnya.
Al-Qur`an dengan perumpamaan cukup indah menyerupakan orang alim yang menyimpang ini dengan anjing yang selalu menjulurkan lidahnya. anjing tidak memiliki kelenjar keringat, karena tidak memiliki kelenjar keringat tersebut anjing menggunakan lidahnya untuk mengatur suhu tubuhnya dengan cara menjulurkan lidahnya.
Perumpamaan tersebut adalah untuk menunjukkan kecintaan manusia kepada dunia, yang mengikuti hawa nafsu dan perasaan tidak pernah puas. sama seperti anjing yang selalu menjulurkan lidah apapun yang kita lakukan terhadapnya, hawa nafsu dan tidak puas yang diutamakan. anjing yang menjulurkan lidah menunjukkan bahwa temperatur suhunya sedang tinggi sama seperti manusia yang tinggi hawa nafsunya.
Demikian dalam surat - surat tersebut tidak disebutkan keharaman dan keburukan anjing bagi manusia, justru dalam ayat tersebut tersirat bahwa ada hubungan simbiosis mutualisme antara anjing dan manusia.
terlepas dari setuju atau tidak, benar atau tidak saya hanya menuliskan sebatas pengetahuan saya yang dangkal ini.
terkadang berada di perspektif orang yang tidak tau apa-apa tapi ingin tahu lebih baik daripada berada di perspektif orang yang seolah banyak tau atau tau segalanya dan enggan untuk menerima masukan atau kritikan dari orang lain :)
^_^
terlepas dari setuju atau tidak, benar atau tidak saya hanya menuliskan sebatas pengetahuan saya yang dangkal ini.
terkadang berada di perspektif orang yang tidak tau apa-apa tapi ingin tahu lebih baik daripada berada di perspektif orang yang seolah banyak tau atau tau segalanya dan enggan untuk menerima masukan atau kritikan dari orang lain :)
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar