Kali ini sungguh aku ingin meneteskan air mata
Air mata bahagia...
Aku ingin menceritakan pada dunia bahwa aku bahagia.
Aku bahagia menyadari bahwa Tuhan begitu mencintaiku
Tiada cinta lain yg aku ingin, selain cinta Tuhan yang tak terbatas.
Aku sadar mengapa Tuhan mencabut semantara cintaku, memupuskan harapanku saat ini untuk mencintai seseorang hamba-Nya.
Itu semata agar cintaku itu tak menjerumuskan aku ke dalam keburukan...
Keburukan yang dapat membuatku lupa akan cintaku pada Tuhan dan cinta Tuhan padaku.
Engkau mengingatkanku agar cintaku padanya tidak membuatku lalai dan melupakan cintaku pada-Mu melupakan cinta-Mu padaku.
Karena hakikatnya semua cinta adalah bersumber dari-Mu...
Terimakasih Tuhan...
Tuhan aku sesungguhnya adalah hamba-Mu yang sama sekali tak memahami dalam tentang ajaran-Mu tentang Firman-Mu...jika ditanya mengenai ajaran dan firman-Mu sudah dipastikan aku pasti tidak akan bisa menjawab dengan lantang dan tepat. Orang lain pasti akan menganggapku munafik, sok kenal Tuhan, sok cinta Tuhan padahal aku tak tau apa apa tentang-Mu
Kalau kata pepatah "tak kenal maka tak sayang" pertanyaan itu selalu ditanyakan padaku..."bagaimana kau bisa sayang dan cinta sama Tuhan sementara kamu tak kenal???"
Tapi aku tak peduli apa penilaian orang, aku hanya peduli penilaian-Mu, hanya Engkau yang paling memahami diriku dan hanya Engkau yg berhak menilai diriku karena engkaulah pemilikku...
Mungkin aku memang tak tau apa apa tentang-Mu, tentang ajaran-Mu, tapi satu hal yg aku tau "Engkau adalah sumber cinta, segala cinta berasal dari-Mu, dan cinta adalah dasar dari ajaran-Mu" Cinta adalah jawaban atas ketidaktahuanku, cinta adalah dasar ketaatanku pada-Mu, cinta adalah dasar keyakinanku pada-Mu.
Aku mungkin tak tau apa-apa tentang-Mu, yg aku tau aku ingin mencintai-Mu sepenuh hatiku,sepenuh jiwaku yang pada hakekatnya semua ini adalah milik-Mu dan akan kembali pada-Mu. Kerena kutau, Engkau memberiku cinta yang tak terbatas dan tak perlu aku ragukan itu.
Dengan mencintai-Mu aku bahagia, dengan mencintai-Mu aku mendapat kedamaian, dengan mencintai-Mu aku merindu-Mu, dengan mencintai-Mu aku memujamu dan membuatku ingin selalu bertemu dengan-Mu.
Itulah dasar ketaatan dan ketakwaan bagiku (maaf jika banyak yg tidak berkenan)
Dengan mencintai-Mu aku ingin mengenalmu lebih dalam, memahamimu lebih jauh, dan ingin selalu dekat dengan-Mu.
Kawan aku sungguh ingin berbagi ini kepada kalian, bahwa dasar dari ketaatan dan ketakwaan kita kepada Tuhan adalah CINTA.
Begitu banyak orang mengajariku bahwa untuk menjadi orang yg taat dan beriman kepada Tuhan kita harus memahami ajarannya terlebih dahulu agar kita tau dan kemudian baru mengamalkan ajarannya.
Tapi pada kenyataannya banyak orang kutemui, mereka mengerti dan memahami benar tentang ajaran" Tuhan tapi sama skali tak mengamalkannya dan mentaatinya...
lalu apa artinya?????
Kini aku mengerti dan aku temukan bahwa jawabannya adalah Cinta
Ketertarikanlah sebagai awal mulanya, seperti kita mengalami ketertarikan terhadap lawan jenis.
Bukankah ketertarikan dan cintalah yang membuatmu ingin selalu dekat dengannya????
Rindu padanya???ingin selalu bertemu dengannya??nah itulah hakikatnya...CINTA
Cinta pada sang pemilik kehidupan...
Percayalah kawan jika Engkau sungguh mencintai Tuhan apapun agamamu kawan, apapun kewajibanmu untuk beribadah. Dalam Islam sholat 5 waktu yg jadi kewajiban untuk dilaksanakan, bagimu takkan pernah cukup untuk mengatasi kerinduanmu kepada-Nya.
Kau tau yg kumaksudkan kawan???
Jika engkau sungguh mencintai-Nya, jatah wajib apelmu yang 5 waktu itu pasti akan tetap kurang bagimu.
Engkau pasti akan selalu haus dan rindu ingin berkencan dan bertemu kembali dengan-Nya.
Sehingga kewajiban itu bukan lagi sebagai kewajiban yang berdosa jika tidak dilaksanakan, tetapi telah bermetamorfosis menjadi sebuah kebutuhan, kebutuhan akan pemenuhan kerinduan dan dahaga untuk bertemu dengan Tuhan.
Maka tak akan ada lagi keterpaksaan, bahkan Engkau akan menambahnya dengan ibadah yg lain...
Benarkah itu????? Tanya Hatimu kawan... ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar